Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tim Peneliti Unpad Paparkan Potensi Geopark Ciletuh ke Unesco

Tim Peneliti dari Fakultas Teknik Geologi Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung memaparkan potensi taman alam atau geopark Ciletuh, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, kepada sejumlah juri Unesco.
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 25 Januari 2015  |  15:00 WIB
Prospeknya ada dan sangat besar untuk ditetapkan jadi geopark.  - bumn.go.id
Prospeknya ada dan sangat besar untuk ditetapkan jadi geopark. - bumn.go.id

Bisnis.com, BANDUNG - Tim Peneliti dari Fakultas Teknik Geologi Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung memaparkan potensi taman alam atau geopark Ciletuh, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, kepada sejumlah juri Unesco.

"Beberapa waktu kami paparkan, dan sejumlah juri Unesco memberikan respons positif terhadap taman alam atau geopark Ciletuh Sukabumi yang rencananya akan diajukan sebagai geopark dunia," kata Dekan Fakultas Geologi Unpad Prof Hendarmawan, di Bandung, Minggu (25/1/2015).

Ia menuturkan salah satu juri Unesco melakukan kunjungan informal ke Unpad, dan kesempatan tersebut langsung dimanfaatkan olehnya untuk melakukan presentasi mengenai Geopark Ciletuh, Kabupaten Sukabumi.

"Prospeknya ada dan sangat besar untuk ditetapkan jadi geopark, setidaknya lima hingga empat juri sudah memberikan sinyal positif. Walaupun kunjungannya masih bersifat informal," kata dia.

Akan tetapi, kata Hendarmawan, sangat tidak mudah untuk sebuah kawasan taman alam bisa ditetapkan menjadi geopark dunia oleh Unesco.

Hal itu dikarenakan ada banyak persyarakat dan ketentuan yang harus dipenuhi termasuk salah satunya menjadi taman alam tingkat nasional dulu sebelum diajukan ke Unesco.

"Untuk sekarang target kami adalah adalah gol dulu menjadi geopark nasional sebelum diajukan ke internasional. Tahun ini diupayakan nasional, baru setelah itu paling cepat dua tahun bisa diajukan ke tingkat internasional. Karena kan syaratnya kan harus nasional dulu," kata dia.

Menurut dia, pada Jumat (23/1) lalu, ia dan timnya sudah menyampaikan laporan kepada Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar terkait progres dari Geopark Ciletuh tersebut termasuk perkembangan yang sudah dilakukan timnya selama 10 tahun terakhir.

"Kemudian kami juga paparkan mulai dari tahun 2005 pemetaan, tahun 2006 hingga 2009 mengarah ke geoheritage nasional dan internasional kemudian di tahun 2008 kita dirikan kampus lapangan di sana," katanya.

Ia menuturkan kegiatan terakhir dilakukan timnya adalah kegiatan yang langsung melibatkan masyarakat. "Lalu kami juga sudah mempresentasikan ini di Kanada, jadi sudah sangat panjang usaha yang dilakukan," tuturnya.

Pekerjaan Rumah

Dia menuturkan saat ini salah satu pekerjaan rumah yang harus diselesaikan terkait rencana agar Taman Alam Ciletuh menjadi kawasan Geopark Nasional adalah akses transportasi ke sana yang masih harus dibenahi.

"Sehingga perlu dukungan pemerintah untuk mendukung agar Ciletuh ini bisa menjadi destinasi tingkat dunia," katanya Selain itu, kata dia, harus ada koordinasi dari pemerintah, terutama untuk akses jalan menuju objek wisata taman alam batuan tua tersebut.

Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengatakan terkait dengan pengembangan Geopark atau Taman Alam Ciletuh yang terletak kurang lebih 30 kilometer di sebelah selatan Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi itu adalah delineasi atau penentuan batas wilayah.

"Delineasi tersebut akan dilaksanakan mulai tahun ini, melalui kerjasama antara Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di bawah koordinasi Fakultas Teknik Geologi Unpad," kata dia.

Selain delineasi juga diperlukan pula pendalaman gambaran yang lebih lengkap dan merinci, guna mengenal potensi. "Kemudian perlu dibuat even internasional, seperti bidang olahraga dan sebagainya, untuk mempromosikan Geopark Ciletuh," kata dia.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

unesco global geopark

Sumber : Antara

Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top