Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Peralatan Wajib Bagi Pendaki Pemula

Seperti hobi lainnya, mendaki gunung jelas harus didukung peralatan yang memadai. Berikut ini peralatan wajib yang Anda perlukan bagi pendaki pemula.
Rezza Aji Pratama
Rezza Aji Pratama - Bisnis.com 27 Desember 2014  |  13:40 WIB
Ilustrasi - Codyapp.com
Ilustrasi - Codyapp.com

Bisnis.com, JAKARTA- Seperti hobi lainnya, mendaki gunung jelas harus didukung peralatan yang memadai. Di Indonesia, peralatan pendakian juga relatif mudah didapatkan dengan harga bervariasi.

Jangan salah, produsen alat-alat outdoor lokal seperti Eiger, Consina, dan Rei sudah mampu bersaingan dengan vendor asing seperti The North Face dan Jack Wolfskin.

Untuk berburu peralatan tersebut, calon pendaki bisa mengunjungi toko-toko yang menjual perlengkapan mendaki gunung, atau kalau malas datang langsung, toko-toko online juga bisa menjadi pilihan.

Bagi yang ingin serius di aktivitas pendakian gunung, memiliki perlengkapan tersebut memang wajib hukumnya. Berikut perlengakapan standar yang harus dimiliki pendaki pemula.

1. Ransel

Ini merupakan salah satu peralatan wajib bagi calon pendaki. Saat ini terdapat banyak sekali merek ransel yang tersedia di pasaran, dengan berbagai ukuran dan harga. Untuk pendaki pemula, ransel berukuran 30 liter-50 liter cukup memadai. Harganya pun bervariasi mulai dari Rp400.000-Rp3 juta.

Merek-merek lokal seperti Avtech, Rei, dan Consina relatif lebih terjangkau dengan kualitas yang memadai. Merek lokal lainnya seperti Eiger biasanya lebih mahal meskipun tidak seperti ransel-ransel dari luar negeri.

Jika berkantong tebal, Anda bisa mencoba menggunakan merek-merek asing seperti Deuter, The North Face, Gregory dan lain-lain. Karena lebih mahal, kualitas yang ditawarkan jelas lebih baik daripada merek-merek lokal tersebut.

2. Jaket gunung

Dengan kondisi gunung di Indonesia yang mayoritas didominasi oleh hutan hujan tropis, jaket gunung yang anti air menjadi kebutuhan mutlak. Beberapa merek yang bisa menjadi rekomendasi antara lain Avtech, Consina, dan Redman. Harganya berkisar antara Rp150.000-Rp500.000.

Sementara itu, merek-merek asing seperti The North Face dan Jack Wolfskin biasanya dipatok dengan harga lebih mahal. Selain anti-air, jaket gunung yang baik adalah yang tidak memakan tempat saat packing.

3. Sepatu

Mendaki gunung menggunakan sandal sebenarnya sangat tidak direkomendasikan. Oleh karena itu, sepatu gunung wajib diperlukan. Usahakan pilih sepatu tinggi yang menutupi mata kaki dan anti air. Harganya mulai dari Rp500.000-Rp2 juta tergantung merek. Salah satu produk lokal yang cukup bagus adalah Rei

4. Tenda

Keberadaan tenda dalam aktivitas pendakian gunung adalah hal yang wajib. Usahakan pilih tenda yang kuat dan memiliki dua lapis penutup. Selain itu, perhatikan juga faktor bobotnya. Jangan sampai memilih tenda yang terlalu berat sehingga menyulitkan aktivitas pendakian. Di segmen ini, tidak banyak produk lokal yang memenuhi standar tenda pendakian. Beberapa diantaranya adalah Eiger dan Consina.

5. Kompor

Syarat utama kompor bagi pendaki adalah dimensinya. Beberapa kompor pendakian yang tersedia di pasar biasanya berbahan bakar gas ataupun spirtus. Harganya bervariasi mulai dari Rp200.000-Rp1 juta.

Selain perlengkapan wajib di atas, masih terdapat peralatan lainnya seperti penutup kepala dan senter yang tidak boleh absen dalam aktivitas pendakian. Jika tidak memungkinkan memborong semua peralatan tersebut sekaligus, Anda bisa mulai mencicilnya satu per satu.  (Bisnis.com)

 

BACA JUGA:

Meski Berpisah, Mariah Carey & Nick Cannon Rayakan Natal Bersama

4 Tips Kencan untuk Para Lajang

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

travel destinasi
Editor : Andhina Wulandari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top