Inilah Penyebab Turis Timur Tengah Serbu Indonesia

Sepanjang 7 bulan pertama tahun ini, pertumbuhan kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia didominasi oleh turis asal Timur Tengah.
Nenden Sekar Arum | 02 September 2014 12:00 WIB
Meningkatnya hubungan bisnis antara Indonesia dan berbagai negara di Timur Tengah juga meningkatkan perjalanan bisnis yang berpotensi menambah kunjungan pariwisata. - antara

Bisnis.com, JAKARTA – Sepanjang 7 bulan pertama tahun ini, pertumbuhan kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia didominasi oleh turis asal Timur Tengah.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu menjelaskan salah satu pendorong tumbuhnya jumlah wisman asal Timur Tengah adalah wisata syariah yang mampu menarik minat negara-negara penghasil minyak tersebut.

Dengan wisata syariah, Indonesia menjadi destinasi pariwisata yang kompetitif dibandingkan dengan Malaysia, sehingga banyak wisman Timur Tengah yang menggabungkan perjalanan antara Malaysia dan Indonesia.

"Wisatawan asal Timur Tengah banyak menghabiskan waktu untuk berlibur demi menghindari musim panas di negara asalnya, hal itu menjadi potensi besar bagi industri pariwisata dalam negeri," paparnya seperti dikutip Selasa (2/9/2014).

Selain itu, telah tersedianya banyak penerbangan langsung dari Timur Tengah yang dibuka oleh berbagai maskapai penerbangan asal negara di kawasan itu ke Indonesia juga memudahkan mereka untuk mengunjungi objek pariwisata di Indonesia.

Di sisi lain, berbagai kegiatan promosi yang dilakukan oleh pemerintah dan swasta juga berkontribusi untuk memperkenalkan keindahan Indonesia, salah satunya adalah sales mission yang dilakukan oleh Badan Promosi Pariwisata Indonesia.

"Tahun lalu kami telah melakukan sales mission ke Turki, hasilnya mungkin terlihat saat ini. Selain itu, adanya beberapa konflik yang terjadi di beberapa daerah di Timur Tengah juga bisa ikut mendorong kunjungan ke Indonesia karena pemindahan tujuan wisata," papar Wiryanti Sukamdani, Ketua Umum BPPI.

Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sapta Nirwandar menambahkan adanya kontribusi Tenaga Kerja Indonesia di timur tengah yang ikut mempromosikan berbagai destinasi pariwisata di Indonesia.

Di sisi lain, meningkatnya hubungan bisnis antara Indonesia dan berbagai negara di Timur Tengah juga meningkatkan perjalanan bisnis yang berpotensi menambah kunjungan pariwisata.

Tag : pariwisata
Editor : Fatkhul Maskur

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top