Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pulau Jeju, Tujuan Wisata Ferry Tenggelam

Untuk masyarakat Korea Selatan, Pulau Jeju adalah layaknya Hawai bagi Amerika Serikat, atau Bali bagi Indonesia. bagi warga Korsel, Jeju adalah pelarian kecil di tengah kepenatan aktivitas sehari-hari.
Dara Aziliya
Dara Aziliya - Bisnis.com 18 April 2014  |  20:44 WIB
Pulau Jeju dapat dicapai 90 menit perjalanan pesawat dari Shanghai, China.  - bisnis.com
Pulau Jeju dapat dicapai 90 menit perjalanan pesawat dari Shanghai, China. - bisnis.com

Bisnis.com,  JAKARTA – Untuk masyarakat Korea Selatan, Pulau Jeju adalah layaknya Hawai bagi Amerika Serikat, atau Bali bagi Indonesia. bagi warga Korsel, Jeju adalah pelarian kecil di tengah kepenatan aktivitas sehari-hari.

Saat ini, Jeju sedang tidak identik dengan kebahagiaan wisatawan. Jeju tengah identik dengan kesedihan orang-orang, yang ditinggalkan oleh anggota keluarganya. Sewol, kapal ferry yang membawa ratusan murid dan guru dari Danwon High School tenggelam dalam perjalanan ke Pulau Jeju.

Sebagai tujuan wisata, pulau dengan luas 1846 km2 ini menarik 8,5 juta turis domestik pada 2013, melonjak 6,3% dari tahun sebelumnya. Saat ini, jumlah penduduk Korea Selatan adalah sekitar 48,8 juta orang.

Pulau Jeju dapat dicapai 90 menit perjalanan pesawat dari Shanghai, China. Tak heran, Pulau Jeju juga menjadi daya tarik sendiri bagi traveller China. Dari 2,3 juta turis mancanegara yang mengunjungi Jeju pada 2013, 78% adalah traveller asal China.

Menurut Xinhua News Agency, di Sewolpun terdapat dua orang berkebangsaan China. Ini kembali mengingatkan kita pada tragedi MH370 yang juga mengangkut beberapa warga berkebangsaan China.

 Jeju memiliki 8 kasino, setengah dari yang dimiliki Korsel. Kasino-kasino ini dibatasi aksesnya untuk penduduk lokal, namun terbuka untuk wisatawan asing. Saat ini, Korsel ingin membuka lebih banyak kasino untuk menarik uang asing. Rencana pemerintah Jepang yang juga ingin memiliki kasino, tampaknya dapat mengganggu jalannya kasino Jeju, apalagi jika Jepang dan China menyudahi sengketa pulau di laut timur China.

Meski tengah berselisih mengenai zona pertahanan, bagi Korsel, China adalah pundi-pundi uang. Jika masyarakat China ragu untuk berlibur ke Jepang, Pulau Jeju adalah alternatif terbaik.

Itu pula yang menjadi alasan Genting Singapore, operator kasino terbesar di Asia Tenggara, membangun kerjasama dengan perusahaan properti China untuk membangun resort 2,2 miliar dolar di Jeju. Pada area seluas 2,3 juta m2 , akan terdapat kasino, hotel, ritel, dan sarana hiburan. Komplek ini nantinya akan diberi nama Jeju Dream Tower.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kapal tenggelam
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top