Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Daya Saing Pariwisata Indonesia Naik Empat Tingkat

Peringkat Indonesia dalam daftar daya saing pariwisata global World Economic Forum (WEF) naik dari posisi 74 pada 2011 ke posisi 70 pada 2013, kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu.
Ismail Fahmi
Ismail Fahmi - Bisnis.com 10 Februari 2014  |  13:58 WIB
Salah satu objek wisata yang paling banyak dikunjungi turis - Antara
Salah satu objek wisata yang paling banyak dikunjungi turis - Antara

Bisnis.com, JAKARTA--Peringkat Indonesia dalam daftar daya saing pariwisata global World Economic Forum (WEF) naik dari posisi 74 pada 2011 ke posisi 70 pada 2013.

"Peringkat daya saing Indonesia berada di urutan 70 atau naik empat tingkat dibandingkan 2011 berada di peringkat 74," ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Mari Elka Pangestu dalam acara talkshow KOMPeK 16th Strengthening Domestic Trade to Engage in 2015 Asean Economic Community di Jakarta, Senin (10/2/2014).

Mari menjelaskan  meskipun terdongkrak naik empat peringkat, namun peringkat Indonesia masih berada di bawah negara tetangga yakni Singapura (peringkat 10), Malaysia (34) dan Thailand (43) yang unggul dalam hal infrastruktur.

"Daya saing Indonesia unggul dalam sumber daya alam yang berada pada peringkat enam dan daya saing harga pada peringkat sembilan," papar Mari seperti dilansir laman Setkab, Senin (10/2/2014)

Mari juga menjelaskan bahwa kinerja pariwisata Indonesia 2013 cukup memuaskan, dengan  8,8 juta wisatawan mancanegara (wisman) atau tumbuh 9,42% dengan perolehan devisa 10,05 miliar dolar AS. Hal tersebut meningkat 10,23%  dibanding 2012.

Adapun dari wisatawan nusantara (wisnus) 2013 terjadi pergerakan 248 juta wisnus dengan uang yang dibelanjakan mencapai Rp 154,7 triliun atau dua kali lipat dari wisman.

"Tahun 2013 kontribusi sektor pariwisata terhadap PDB sebesar Rp 347,35 triliun atau sekitar 3,8 persen dari total PDB nasional," jelas Mari.

Dampak terbesar sektor kepariwisataan 2013, menurutnya, terjadi pada penyerapan tenaga kerja mencapai 10,18 juta orang atau 8,89%  dari total tenaga kerja nasional.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Daya saing pariwisata
Editor : Ismail Fahmi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top