Hotel Nirwana Gardens Bintan Lengkapi Fasilitas Spa

Pengelola Nirwana Gardens Hotels and Resorts merenovasi fasilitas hotel dan pelatihan sumber daya manusia dalam rangka rebranding menjadi Nirwana Gardens Hotels, Resort and Spa.
Reni Efita | 02 Desember 2013 17:26 WIB

Bisnis.com, BINTAN—Pengelola Nirwana Gardens Hotels and Resorts menyediakan anggaran US$2,5 juta (Rp30 miliar) untuk merenovasi fasilitas hotel dan pelatihan sumber daya manusia dalam rangka rebranding menjadi Nirwana Gardens Hotels, Resort and Spa.

Abdul Wahab, Vice President Nirwana Gardens Hotels and Resort mengatakan pihaknya melakukan rebranding dengan menambah fasilitas spa dan melakukan renovasi fasilitas. Anggaran itu antara lain untuk renovasi fasilitas, renovasi kamar dan pelatihan sumber daya manusia.

Hotel tersebut merupakan salah satu dari lima produk yang berada di bawah nauangan Nirwana Gardens. “Anggaran untuk merenovasi Nirwana Resort Hotel mencapai US$2,5 juta [sekitar Rp30 miliar],” kata Abdul Wahab di sela-sela peresmian Anindya Spa by Andaru di Mayang Sari Beach Resort, Nirwana Garden, Bintan, Kepri, Sabtu (30/11/2013).

Kehadiran spa yang berbasis tradisi di Nirwana Gardens, katanya, diharapkan dapat meningkatan minat turis untuk datang. Dia juga mengharapkan berbagai fasilitas itu dapat meningkatkan pendapatan 15%-20% pada 2014 dibandingkan dengan pendapatan 2013.

Nirwana Gardens Hotels and Resort mempunyai lima produk yaitu Nirwana Resort Hotel, Mayang Sari Beach Resort, Nirwana Beach Club, Banyu Biru Villa, dan Indra Maya Pool Villa.

Spa dijadikan sebagai fasilitas hotel yang memiliki keunikan khusus. Dia mengatakan tamu yang datang ke Nirwana Gardens beragam seperti keluarga, olahraga, golf dan spa. “Spa tradisional ada marketnya di seluruh dunia,” kata Abdul Wahab.

Kehadiran Anindya Spa milik tiga perempuan Indonesia ahli spa Annie Savitri, pengusaha Levita Supit, dan artis nasional Diana Pungky ini, kata Abdul Wahap, akan dipromosikan melalui seluruh jaringan di pasar internasional. “Sekarang sudah komplit fasilitas resort dengan adanya spa,” katanya.

Tamu yang datang ke Bintan Resort, katanya, 20% berasal dari Eropa, 20% China, 12% Jepang, 30% Singapura, Indonesia 10%, sisanya dari negara lain.

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top