Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Trik Mengolah Daging Kambing Menjadi Santapan Lezat

Bisnis.com, JAKARTA - Demonstrasi memasak yang diselenggarakan Kecap Bango dalam menyonsong hari raya Idul Adha mengungkap rahasia kenikmatan hidangan berbahan baku daging kambing.
Amri Nur Rahmat
Amri Nur Rahmat - Bisnis.com 06 Oktober 2013  |  05:45 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Demonstrasi memasak yang diselenggarakan Kecap Bango dalam menyonsong hari raya Idul Adha mengungkap rahasia kenikmatan hidangan berbahan baku daging kambing.

Dalam demonstrasi tersebut sejumlah hidangan yang berbahan daging kambing dilakukan Kecap Bango dihadapan pengunjung yang sebagian besar didominasi ibu rumah tangga bertempat di Beranda Restaurant Kebayoran Baru, Sabtu (5/10/2013).

Marieska Widhiana, Senior Brand Manager Kecap Bango Unilever Indonesia, memaparkan Dalam Bango Masak Bersama disajikan demo dan kelas memasak bersama para legenda kuliner, yaitu Gorengan Kambing Yoyo, Sate Kambing H. Sadjim, Iga Bakar Kambing Si Jangkung dan Nasi Goreng Kambing Pedurenan.

Dari mereka, katanya, para Ibu dapat menambah khasanah kuliner kambing baik dari segi variasi resep maupun tips khusus mengolah kambing, termasuk menjawab tantangan terbesar yaitu cara menghilangkan bau prengus dan melunakkan daging kambing, memilih bumbu-bumbu yang digunakan sampai cara meramu semuanya.          

“Yang paling penting, semua sajian tersebut dapat menggunakan semua bagian kambing hasil hewan kurban. Apapun sajiannya, akan semakin lezat bila dikreasikan menggunakan kecap Bango berkualitas yang terbuat dari kedelai hitam unggul Mallika,” tambah Marieska.

Penikmat dan pengamat kuliner Arie Parikesit membenarkan, jika kuliner kambing memang selalu menarik untuk dikulik terutama dalam hal pengolahannya.

Sebab, masing-masing penjaja kuliner kambing yang telah berkecimpung dalam bisnisnya selama bertahun-tahun memiliki caranya tersendiri dalam mengolah kambing. Selain itu, kecakapan dalam memilih bumbu yang digunakan dan cara memasaknya membuat mereka digemari dan ingin ditiru.”

Gorengan Kambing Nasi Ulam Yoyo contohnya, makanan khas Betawi ini memiliki keunikan karena merupakan perpaduan antara semur dan gulai kambing. Seluruh bahan-bahannya dimasak di atas penggorengan yang besar sehingga masakan ini dinamakan gorengan kambing. Menariknya, masakan ini menggunakan semua bagian kambing baik itu kaki ataupun jeroan dan hanya perlu memadukannya di sebuah wajan.

“Dengan demikian, para Ibu tidak perlu khawatir saat menerima daging kurban yang beragam, pasti tetap dapat diolah menjadi masakan ini,” ujar Arie.

Arie juga menjelaskan bahwa Iga Bakar Kambing Si Jangkung mengolah kambing melalui tiga tahapan, yaitu direbus dengan bawang putih, kunyit dan garam sampai empuk, lalu dibakar sampai kecokelatan, dan terakhir ditumis dengan minyak samin, bawang merah, cabai dan tomat sehingga asam tomat yang keluar alami dapat membantu membuat iga lebih empuk.

Usaha ‘Warung Si Jangkung’ yang dirintis oleh Slamet Haryanto ini memiliki cara berbeda untuk melezatkan iga bakar. Bila ingin citarasa yang unik dan berbeda, proses menumis bisa dilakukan di atas piring gerabah dengan menggunakan minyak samin panas. Tips ini pun tidak hanya diterapkan untuk memasak iga bakar, tetapi juga seluruh masakan yang menggunakan kambing sebagai bahan utama.

Lain lagi teknik yang digunakan dalam masakan Sate Kambing H. Sadjim yang mengawali usahanya melalui gerobak 30 tahun lalu. Arie mengungkapkan, “Untuk melembutkan daging sekaligus memberi rasa yang berbeda, sate dicelup ke air parutan nanas dan dibalur bumbu kacang sebelum dibakar. Kombinasi inilah yang membulatkan citarasa satenya”.

Sementara, Nasi Goreng Kambing Pedurenan yang telah dirintis sejak tahun 1974 oleh dua kakak beradik H Sanim dan H Nur mengolah kambing dengan cara menumis dagingnya dua kali. Tumisan pertama untuk mengeluarkan aroma dan minyak dari gajih dan mematangkan dagingnya. Sedangkan, tumisan kedua untuk meratakan aroma dan bumbu dengan nasi yang digoreng.

Tike Priatnakusumah sebagai seorang ibu yang ingin membawa kehangatan Idul Adha di rumah melalui sajian kambing kreasi sendiri sangat senang menyambut kegiatan Bango Idul Adha.

 “Saya selalu menganggap masak kambing tuh repot, mulai dari bau dan alot dagingnya sampai bumbu-bumbu yang digunakan. Padahal saya dan suami senang sekali menikmati sajian kuliner kambing.”

 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kambing sate
Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top