Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ratusan Penelusur Gua Mulai Jelajahi Karst Pangkep

Bisnis.com, PANGKEP, Sulsel -- Sedikitnya 230 peserta International Cave Festival di Kabupaten Pangkajene & Kepulauan memulai penelusuran gua dan karst pada hari ini, Sabtu (5/10/2013). Ketua Panitia International Cave Festival (ICF) Herry Cahyadi
ajijah
ajijah - Bisnis.com 05 Oktober 2013  |  15:24 WIB
Ratusan Penelusur Gua Mulai Jelajahi Karst Pangkep
Bagikan

Bisnis.com, PANGKEP, Sulsel -- Sedikitnya 230 peserta International Cave Festival di Kabupaten Pangkajene & Kepulauan memulai penelusuran gua dan karst pada hari ini, Sabtu (5/10/2013).

Ketua Panitia International Cave Festival (ICF) Herry Cahyadi mengungkapkan peserta yang berasal dari 11 provinsi tersebut akan dibagi ke dalam beberapa kelompok, di mana masing-masing kelompok memiliki rute penelusuran berbeda.

"Ada kelompok penelusuran gua, ada juga yang terbagi ke dalam kelompok geo track," katanya di sela-sela kegiatan ICF, Sabtu (5/10/2013.

Dia menjelaskan, kelompok penelusur gua akan mengeksplorasi gua Kallibong Aloa yang masih terdapat di kawasan Karst Pangkep.

Gua tersebut, katanya, memiliki keunikan dari sisi ornamen dalam gua yang sangat indah, berupa kristal-kristal putih.

Sementara itu, kelompok lainnya yang tergabung dalam kelompok geo track, akan menjelajah ke sekitar kampung Belae, kelurahan Biraeng, Kecamatan Minasate'ne, Kabupaten Pangkep.

"Tadi malam juga sudah ada kelompok kecil yang memulai penelusuran gua, tapi masih ke sekitar gua berukuran kecil," pungkasnya. (

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jelajah penelusr gua karst pangkep
Editor : Ismail Fahmi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top