Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Asita Siapakan Paket untuk Wisatawan Timur Tengah

Bisnis.com, JAKARTA - Association of The Indonesian Tour and Travel Agencies (Asita) tengah menyiapkan paket wisata kepada para wisatawan asal Timur Tengah berlibur ke Indonesia pada musim haji pada tahun depan.
Dewi Andriani
Dewi Andriani - Bisnis.com 23 September 2013  |  04:30 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Association of The Indonesian Tour and Travel Agencies (Asita) tengah menyiapkan paket wisata kepada para wisatawan asal Timur Tengah berlibur ke Indonesia pada musim haji pada tahun depan.

Ketua Umum Asita Asnawi Bahar mengatakan biasanya pada musim haji, banyak masyarakat Arab ke luar negeri. Kondisi ini menurutnya harus ditangkap oleh Indonesia untuk meningkatkan jumlah kunjungan Arab ke Indonesia dengan memanfaatkan pesawat carteran yang mengantar para jamah haji ke Mekkah.

"Seharusnya ada program, ketika pesawat haji pulang ke Indonesia kosong, digunakan untuk mengangkut wisatawan Arab dengan membuat paket harga khusus," ujarnya Minggu (22/9/2013).

Menurutnya, pihak Kementerian Keagamaan telah menyambut baik usul tersebut dan siap menyediakan pesawat carteran dengan memberikan harga khusus. "Kami sudah melakukan terobosan dengan menyiapkan paket, dari Ditjen Haji sudah sepakat untuk meminjamkan pesawatnya."

Dari pihak travel agent akan menyiapkan paket Islamic Tourism, misalnya dengan berziarah ke makam-makam Islami, melihat berbagai parade kebudayaan Indonesia. Di samping itu, tentu saja menyiapkan paket wisata yang memperlihatkan keindahan alam Indonesia.

Nantinya, para wisatawan tersebut akan diberangkatkan menuju daerah-daerah embarkasi haji, seperti Padang, Medan, Palembang, Makassar, Jakarta, Solo, dan lainnya. Setelah itu, para wisatawan tersebut dapat memilih paket wisata ke berbagai daerah lainnya.

"Untuk tahap awal, para wisatawan tersebut di bawa ke daerah-daerah yang masuk dalam embarkasi haji. Dari sana, mereka dapat memilih paket wisata ke daerah lain."

Namun, hal tersebut menurutnya harus didukung oleh pihak Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk mempromosikan paket wisata yang ditawarkan selama musim haji.

"Kami sudah mencoba membuat paketnya, tapi belum berhasil tanpa adanya dukungan padahal ini pasar yang sangat besar.”

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

timur tengah wisatawan
Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top