Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Adventure Tourism: Hutan Konservasi Lambusango Buton Digandrungi LSM

Bisnis.com, BUTON, Sultra - Selain terkenal dengan aspalnya, Kabupaten Buton juga memiliki Hutan Konservasi Lambusango seluas 27 hektare yang masih sangat padat dan menjadi salah satu paru-paru dunia.Hutan tersebut memiliki keanekaragaman hayati
Dewi Andriani
Dewi Andriani - Bisnis.com 24 Agustus 2013  |  13:47 WIB

Bisnis.com, BUTON, Sultra - Selain terkenal dengan aspalnya, Kabupaten Buton juga memiliki Hutan Konservasi Lambusango seluas 27 hektare yang masih sangat padat dan menjadi salah satu paru-paru dunia.

Hutan tersebut memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi dan ratusan spesies serta tumbuhan endemik khas Buton, Sulawesi. Beberapa spesies yang cukup dikenal ialah Anoa, Kus-Kus, dan Tarassus,

Hal tersebut menarik minat para peneliti yang dibawa oleh LSM untuk melakukan penelitian di dalam hutan dengan membawa sekitar 300 hingga 500 peneliti asing setiap 3 bulan sekali dalam setahun.

Bupati Buton Samsu Umar Abdul Samiun mengatakan selain melakukan penelitian, rupanya para peneliti dan LSM tersebut juga melakukan wisata petualangan.

Hal tersebut dilakukan tanpa seijin pemerintah kabupaten, sebab izin yang mereka dapatkan hanya untuk penelitian.

"Selama ini mereka lepas dari kami, apa kegiatan di hutan, setelah dipantau di dalam banyak wisata petualang dengan menjadikan pohon sebagai tempat latihan dan memanjat," ujarnya, Rabu malam (21/8).

Seharusnya, jika ingin mengembangkan dan melakukan wisata petualang di dalam hutan, para pelaku LSM tersebut harus meminta izin dari pemerintah setempat sehingga yang dilakukan dapat tetap terpantau.
Selain itu juga dapat mendatangkan royalti bagi pemerintah daerah setempat.

"Kami sudah sentak-sentak mereka, seharusanya jangan main nyelonong saja, karena di sini ada pemerintah," tuturnya.

Sebetulnya, pemkab sangat mendorong setiap wisata yang pantas untuk diangkat sehingga dapat mendorong perkembangan daerah. Namun, dia juga meminta agar para peneliti maupun wisatawan dapat menjaga kelestarian
alam dan spesies yang ada di sana.


"Semua wisata yang pantas untuk diangkat akan didorong, kami juga akan membangun pelebaran jalan sebesar 9 meter sehingga memudahkan akses," ujarnya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

buton hutan konservasi lambungsango anoa wisata petualangan
Editor : Bambang Supriyanto

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top