Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Libur Lebaran, 1,2 juta Orang Penuhi Objek Wisata Jakarta

Bisnis.com, JAKARTA--Sebanyak 1,2 juta orang diprediksi memenuhi beberapa objek wisata di Jakarta pada masa libur Lebaran yang akan berlangsung mulai H-2 hingga H+7.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 06 Agustus 2013  |  02:44 WIB

Bisnis.com, JAKARTA--Sebanyak 1,2 juta orang diprediksi memenuhi beberapa objek wisata di Jakarta pada masa libur Lebaran yang akan berlangsung mulai H-2 hingga H+7.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta Arie Budhiman menuturkan lonjakan pengunjung di beberapa objek wisata Jabodetabek akan naik 10%-12%. Wisatawan ini akan terpusat di beberapa objek wisata tradisional seperti TMII, Taman Margasatwa Ragunan, Monumen Nasional (Monas), dan Taman Impian Jaya Ancol.

“Libur [Lebaran] tahun ini, sebanyak 1,2 juta orang baik wisatawan nusantara atau mancanegara akan bergerak ke objek wisata tersebut. Selain itu, mereka juga akan memenuhi beberapa pusat perbelanjaan terkenal,” kata Arie kepada Bisnis, Senin (5/8/2013).

Berdasarkan data Disparbud DKI Jakarta jumlah wisatawan selama libur Lebaran 2012 antara H-2 hingga H+7 sebanyak 1,1 juta orang dengan pertumbuhan 10%. Adapun, jumlah wisatawan pada libur Lebaran 2011 sebesar 1 juta orang.

Menyikapi lonjakan jumlah wisatawan, Arie telah melakukan koordinasi dengan sejumlah pengelola objek wisata dan Polda Metro Jaya. Pengelola objek wisata diminta untuk memperhatikan kesiapan sarana dan prasarana seperti kesiapan alat permainan dan mensiagakan tim kesehatan di beberapa titik.

Adapun, lanjutnya kepolisian bertugas mengamankan dan mengatur lalu lintas sekitar objek. Tugas pengamanan objek wisata ini termasuk dalam operasi Ketupat Lebaran dan diperkuat dengan 1.200 personil.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jakarta wisatawan lebaran
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top