Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Masterchef Indonesia: Apa Sih Bulu Babi Itu?

Bisnis.com, JAKARTA--Pada tantangan pertama Master Chef Indonesia kali ini, para peserta langsung dihadapkan pada tantangan yang sulit, yaitu memasak bulu babi, yang termasuk ke dalam filum echinodermata.
Hedwi Prihatmoko
Hedwi Prihatmoko - Bisnis.com 27 Juli 2013  |  16:20 WIB
Masterchef Indonesia: Apa Sih Bulu Babi Itu?
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA--Pada tantangan pertama Master Chef Indonesia kali ini, para peserta langsung dihadapkan pada tantangan yang sulit, yaitu memasak bulu babi, yang termasuk ke dalam filum echinodermata.

Bulu babi banyak dikenal sebagai binatang laut yang menjadi musuh bagi para wisatawan di pantai. Namun, di balik kulitnya yang berduri serta mengandung racun tersebut, ternyata bulu babi bisa disantap dan termasuk kuliner yang sangat lezat.

Ternyata, bagian tubuh bulu babi yang paling lezat untuk disantap adalah organ kelaminnya karena teksturnya yang lembut.

Bulu babi merupakan jenis kuliner yang dinikmati hampir di seluruh belahan dunia, mulai dari Asia, Eropa, Amerika.

Misalnya di masyarakat mediterania, bulu babi ungu [paracentrous ividus] biasa disantap mentah. Menyantap bulu babi mentah juga dilakukan di masyarakat atlantik utara, Alaska, Jepang, hingga Selandia Baru

Di Italia, menu makanan yang menyajikan bulu babi disebut ricci dan disajikan dengan menggunakan pasta.

Chef Arnold Poernomo menyebut bulu babi dengan sebutan uni. Uni merupakan sebutan bulu babi di Jepang.

Sebagian besar peserta Masterchef mendapatkan kritik dari para juri bahwa mereka telah menghilangkan citarasa asli dari bulu babi ini.

Lalu, siapakah peserta yang paling andal mengolah bulu babi ini? Kita tunggu saja hasilnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

masterchef indonesia
Editor : Bambang Supriyanto
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top