Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

FESTIVAL SARONGGE: Pengembangan Desa Wisata Butuh Waktu 5 Tahun

BISNIS.COM, CIANJUR-Pengembangan Desa Wisata Sarongge Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, diprediksi membutuhkan waktu 5 tahun agar bisa berkelanjutan.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 29 Juni 2013  |  17:13 WIB

BISNIS.COM, CIANJUR-Pengembangan Desa Wisata Sarongge Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, diprediksi membutuhkan waktu 5 tahun agar bisa berkelanjutan.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu mengatakan kunci sukses pengembangan sebuah desa wisata dilihat dari kemandirian masyarakat dalam memanfaatkan potensi wisata sebagai mata pencaharian.

"Berdasarkan pengalaman saya dulu ikut NGO [non government organization], pengembangan desa wisata butuh waktu 5 tahun. Saat itu masyarakatnya sudah bisa berjalan sendiri tanpa bantuan berupa insentif dari masyarakat," kata Mari seusai peresmian Festival Sarongge, Sabtu (29/6/2013).

Dia menambahkan program ini bisa berdampak positif pada pariwisata dan ekonomi kreatif. Tentu saja untuk mencapai sasaran itu dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat.

"Penyelenggaraan festival ini bertujuan untuk memperkenalkan dan mempromosikan budaya masyarakat Sarongge. Desa ini merupakan desa penyangga Taman Nasional Gunung Gede Pangrango," tuturnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mari pangestu jabar cianjur pangrango
Editor : Yusran Yunus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top