Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PARIWISATA INDONESIA: Prioritaskan Aksesibilitas dan Infrastruktur

JAKARTA—Pemerintah diminta membenahi aksesibilitas serta infrastruktur untuk berkompetisi dalam memperebutkan pasar wisatawan mancanegara atau wisman di wilayah Asean. Selain itu, upaya promosi destinasi yang dilakukan hendaknya tidak hanya terbatas
News Editor
News Editor - Bisnis.com 21 Januari 2013  |  19:44 WIB

JAKARTA—Pemerintah diminta membenahi aksesibilitas serta infrastruktur untuk berkompetisi dalam memperebutkan pasar wisatawan mancanegara atau wisman di wilayah Asean. Selain itu, upaya promosi destinasi yang dilakukan hendaknya tidak hanya terbatas pada destinasi yang sudah dikenal.

Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Didien Junaedy mengatakan harus ada  jalur penerbangan dari Manado, sebagai daerah terdekat dengan wilayah Asean, ke berbagai destinasi wisata Tanah Air.

“Sehingga yang dari Utara bisa langsung menuju ke destinasi tujuan tanpa harus ke Jakarta terlebih dahulu. Jadi langsung ke Bunaken, Wakatobi, atau Raja Ampat. Kalau gini kan lebih efisien, tidak buang waktu, dan bisa memangkas biaya perjalanan,” kata Didien saat dihubungi Bisnis, Senin (21/1/2013).

Menurutnya, jalur penerbangan itu setidaknya ada terlebih dahulu agar mampu menarik calon wisatawan. Kemudian mempertimbangkan mengenai load factor-nya. Akan tetapi, hal ini bergantung pada kebijakan pihak maskapai penerbangan.

Dia berpendapat beberapa destinasi wisata bahari Indonesia sudah banyak diminati wisman, baik dari pasar global maupun Asean. Wisman potensial dari Asean berasal dari Singapura, Malaysia, Thailand, dan Filipina.

Selama ini, lanjutnya, Bali selalu menjadi primadona destinasi pariwisata. Namun, seharusnya pemerintah mempromosikan destinasi selain itu. Perlu dicermati saat ini Bandung, Yogyakarta, dan Jakarta telah mempunyai kekuatan tersendiri untuk menarik minat pasar Asean. (msb)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Rio Sandy Pradana

Editor : Martin-nonaktif

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top