LIBUR NATAL: Sektor Pariwisata siap jadi lokomotif ekonomi

JAKARTA--Libur panjang tiba, sektor pariwisata bersiap menjadi lokomotif perputaran ekonomi nasional dengan bermodalkan jualan rekreasi dan destinasi.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 21 Desember 2012  |  16:59 WIB

JAKARTA--Libur panjang tiba, sektor pariwisata bersiap menjadi lokomotif perputaran ekonomi nasional dengan bermodalkan jualan rekreasi dan destinasi.

Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) memrediksikan perputaran uang selama periode libur Natal hingga tahun baru bisa menembus Rp1 triliun. Dari prediksi itu, sekitar Rp500 miliar akan masuk industri yang menyediakan paket libur beserta akomodasinya.

Industri pariwisata biasanya mematok tarif premium sepanjang momentum libur akhir tahun yang merupakan masa peak season. Tidak hanya menguntungkan industri besar, arus libur juga akan menggairahkan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) pendukung pariwisata.

Di sisi lain, pengelola industri pariwisata sudah siap sejak jauh-jauh hari menjual paket liburan sesuai tren dan minat pelancong. Biro perjalanan wisata memrediksikan wisata berbasis alam dan wisata perkotaan seperti belanja dan kuliner menjadi pilihan utama pelancong.

Ketua Badan Promosi Pariwisata Indonesia (BPPI) Wiryanti Sukamdani mengatakan akhir tahun merupakan salah momentum untuk memacu peran sektor pariwisata terhadap perekonomian.

Menurutnya, Indonesia diuntungkan karena jumlah wisatawan nusantaranya begitu besar, di samping juga memiliki wisatawan mancanegara yang angkanya terus meningkat.

"Realisasi kedatangan wisatawan mancanegara sepanjang tahun ini diperkirakan mencapai 8,2 juta orang. Sedangkan perjalanan wisatawan nusantara bisa mencapai 245 juta perjalanan," ujarnya kepada Bisnis, Jumat (21/12/2012).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Sukirno, Herdiyan & Roberto Purba

Editor : Novita Sari Simamora
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top