Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

INDUSTRI WISATA: Pakai jejaring sosial, Kemenparekraf populerkan ikon wisata

JAKARTA: Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menerapkan electronic base marketing dengan mengoptimalkan jejaring sosial dan meluncurkan wajah baru website Indonesia travel."Kita harus punya website yang mengikuti tren dunia untuk pemasaran
nurul
nurul - Bisnis.com 20 Desember 2012  |  21:29 WIB

JAKARTA: Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menerapkan electronic base marketing dengan mengoptimalkan jejaring sosial dan meluncurkan wajah baru website Indonesia travel."Kita harus punya website yang mengikuti tren dunia untuk pemasaran pariwisata dimana pengunjung bisa merencanakan perjalanan dengan baik lewat website www.indonesia.travel," kata Firmansyah Rahim, Dirjen Pengenmbangan Destinasi Wisata Kemenparekraf, hari ini.Meski website pemerintah ini sudah lama, tapi desain dan konten mengalami perubahan dan diharapkan tampilan barunya membuat netizen semakin memanfaatkan situs ini untuk ikut mempromosikan pariwisata Indonesia ke mancanegara."Selain pengelolaannya banyak kemajuan, situs berbahasa Indonesia dan Inggris ini memuat ratusan artikel terutama daya tarik wisata, ribuan informasi hotel, travel agent dan punya link ke komunitas seperti Kaskus, Wego dan lainnya," ungkapnya.Sementara itu, Ratna Suranti, Kasubdit media elektronik dan digital, Direktorat Pencitraan Indonesia, Kemenparekraf mengatakan situs yang dikelolanya menjadi bahan referensi bagi wartawan dan bloggers.Menurut Ratna, peluncuran wajah baru website plat merah ini diikuti dengan inovasi dalam tekhnologi web yang dilengkapi aplikasi mobile untuk kemudahan akses dimanapun dan kapanpun.Pihaknya juga memanfaatkan jejaring sosial seperti fans Facebook yang tahun ini mencapai 79.882 sedangkan follower twitter @Indtravel mencapai sekitar 49.781 follower dan tergolong paling aktif ketimbang twitter dengan situs resmi pemerintah negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia."Kunjungan per hari ke website mencapai 6000 orang yang membuka 3-4 halaman dengan rata-rata sekitar 4 menit. Tah un depan akan lebih banyak foto virtual yang menyediakan foto-foto 360 derajat sehingga website Indonesia Travel lebih menarik dikunjungi," tandas Ratna. (arh)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Annisa Lestari Ciptaningtyas

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top