Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BEACH CLEAN UP: Garuda Donasikan Dua Mesin Canggih Pembersih Pantai

KUTA--PT Garuda Indonesia Tbk mendonasikan dua mesin pembersih pantai (barber surf rake) dengan total nilai Rp1 miliar untuk mengoptimalkan pengurangan sampah di Pantai Bali melalui program "Bali Beach Clean Up".
News Editor
News Editor - Bisnis.com 18 Desember 2012  |  20:25 WIB

KUTA--PT Garuda Indonesia Tbk mendonasikan dua mesin pembersih pantai (barber surf rake) dengan total nilai Rp1 miliar untuk mengoptimalkan pengurangan sampah di Pantai Bali melalui program "Bali Beach Clean Up".

Program ini digagas Coca-Cola Amatil Indonesia, Quiksilver Asia Pasific yang sudah menjalankannya sejak tahun 2008 dan PT Garuda Indonesia Tbk baru saja bergabung.

Heriyanto Agung Putra, EVP Human Capital & Corporate Affairs PT Garuda Indonesia Tbk, mengatakan kedua unit tersebut adalah mesin pengangkut sampah tercanggih saat ini yang bisa menyaring berbagai sampah hingga ukuran terkecil sehingga tidak mengurangi pasir pantai.

"Ini merupakan komitmen Garuda untuk mendukung berbagai program pelestarian alam. Tidak hanya pemberian alat pembersih pantai saja selama tiga tahun ke depan, tetapi berkelanjutan mulai dari alat angkut, petugas dan tempat sampah," ujarnya di sela-sela penandatanganan MoU "Bali Beach Clean Up", Selasa (18/12)

Kata dia alat ini digunakan untuk membersihkan garis lintasan pantai sejauh 9,6 kilometer di lima titik yaitu pantai Kuta, Seminyak, Jimbaran, Legian dan Kedonganan.

Alat ini didatangkan langsung dari California, Amerika Serikat, mampu mengumpulkan sampah terkecil seperti puntung rokok, pecahan botol, dan pecahan kaleng.

"Tempat penampungan sampah setinggi tiga meter ini mampu menampung sampah sekitar dua ton. Program selama tiga tahun ini pokoknya untuk kebersihan pantai saja."

Dengan penambahan dua unit ini, kini Pantai Kuta memiliki lima unit pengangkut sampah, yang sebelumnya sudah diberikan langsung oleh Pemkab Badung.

"Alat yang paling baru diberikan sekitar enam tahun lalu," ungkap I Gusti Ngurah Tresna selaku Kepala Satgas Desa Adat Kuta.

Pihaknya mengatakan alat ini akan sangat membantu petugas kebersihan dalam bekerja dimana tahun ini, keberadaan sampah di Pantai Kuta jauh berkurang dibanding sebelumnya.

"Tahun lalu, setiap hari tidak kurang dari 12 meter kubik sampah diangkut dari Pantai Kuta," katanya.

Penurunan volume sampah ini, menurutnya tidak lepas dari faktor cuaca. Hingga akhir tahun ini, angin barat yang biasanya membawa sampah ke Pantai Kuta belum berhembus.

"Tahun lalu, bulan November pasti sudah banyak sampah. Pihak BMG mengatakan kepada kami nanti sekitar bulan Mei baru mulai dan sampah akan banyak sampah kiriman di sini," tandasnya. (ems)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Steffi Novita Purba

Editor : Muhammad Khamdi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top