PARIWISATA: BPPI Agendakan Pagelaran Wisata Belanja & Olahraga Pada 2013

JAKARTA: Badan Promosi Pariwisata Indonesia (BPPI) merancang agenda pagelaran wisata belanja dan olah raga untuk mendatangkan wisatawan asing pada saat low season 2013.Anggota BPPI Didien Junaedy mengatakan Indonesia bisa memanfaatkan sejumlah negara
Muhamad Sufyan
Muhamad Sufyan - Bisnis.com 13 Desember 2012  |  19:32 WIB

JAKARTA: Badan Promosi Pariwisata Indonesia (BPPI) merancang agenda pagelaran wisata belanja dan olah raga untuk mendatangkan wisatawan asing pada saat low season 2013.Anggota BPPI Didien Junaedy mengatakan Indonesia bisa memanfaatkan sejumlah negara tetangga agar kunjungan wisman tetap terjadi pada saat low season."Kami merancang kegiatan, seperti pameran, pertunjukan, atau wisata belanja di sejumlah pintu masuk Indonesia. Di Batam misalnya, bisa menjadi pintu masuk bagi wisman asal Malaysia atau Singapura," ujarnya kepada Bisnis, Kamis (13/12/2012).Dalam satu tahun, masa low season lebih panjang, karena masa puncak libur hanya terjadi beberapa kali, seperti momentum libur sekolah dan akhir tahun. Oleh karenanya, BPPI memandang perlu membuat promosi khusus untuk memacu kunjungan turis saat masa sepi tersebut.Didien mengatakan wisata minat khusus seperti olah raga tetap mampu menjadi daya tarik, apalagi apabila skala internasional.Dia mengatakan mengatakan program wisata low season merupakan salah satu cara mempercepat pertumbuhan industri pariwisata, terutama dalam hal kedatangan wisman."Bali juga tetap bisa dioptimalkan untuk menarik wisman asal Australia saat low season," ujarnya.Pemerintah menargetkan jumlah wisman yang berkunjung ke Indonesia mencapai 9 juta orang pada 2013 atau naik 1 juta orang dibandingkan dengan target tahun ini 8 juta orang wisman."Kami perkirakan program low season bisa efektif berjalan mulai April tahun depan. Diharapkan, kunjungan pada saat low season tetap berkisar antara 500.000 orang--700.000 orang per bulan," ujarnya.Wiryanti Sukamdani, Ketua BPPI, mengatakan prospek industri pariwisata Indonesia pada tahun depan terhitung cerah."Indikasinya hotel dan restoran terus bertambah. Kami memrediksikan dua subsektor itu masih diminati pada 2013," katanya.Dia mengatakan pertumbuhan industri pariwisata Indonesia tetap harus ditopang oleh kunjungan wisatawan baik mancanegara maupun nusantara.BPPI telah merancang tiga program untuk memacu kunjungan wisatawan, yakni program pada saat low season, green tourism, dan creative tourism.(bas)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Aang Ananda Suherman

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top