Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

TREN WISATA 2013: Pemandangan & Kuliner Masih primadona

JAKARTA--Pelaku usaha sektor pariwisata memrediksikan tren wisata berbasis pemandangan masih akan menjadi favorit di Indonesia pada tahun depan.Panca R. Sarungu, President Indonesia and Travel Awards (ITTA), mengatakan terdapat empat jenis wisata yang
News Editor
News Editor - Bisnis.com 10 Desember 2012  |  22:38 WIB

JAKARTA--Pelaku usaha sektor pariwisata memrediksikan tren wisata berbasis pemandangan masih akan menjadi favorit di Indonesia pada tahun depan.Panca R. Sarungu, President Indonesia and Travel Awards (ITTA), mengatakan terdapat empat jenis wisata yang selalu diminati, yakni pemandangan, budaya, belanja, dan spa serta kebugaran."Kami melihat trennya masih seperti itu, walaupun kadang terjadi pergeseran peringkat antara spa dan belanja," ujarnya di Jakarta, Senin (10/12).Menurutnya, wisatawan peminat spa dan kebugaran menunjukkan tren positif saat ini. Hanya saja, dia tidak bisa merinci potensi dan perkembangan wisata spa dan kebugaran di Indonesia.Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif melansir hasil studi Klynfeld Pear Marwick Goerdeller International menunjukkan adanya peningkatan pengeluaran masyarakat untuk wisata kesehatan hingga 30%.Pada 2010, pengeluaran masyarakat untuk wisata jenis ini tercatat sebesar US$78,5 miliar, dan pada tahun ini estimasinya meningkat menjadi US$100 miliar.Indonesia saat ini mempunyai 4.500 orang spa therapist yang telah mengantongi sertifikasi dari pemerintah ."Spa Indonesia sudah mendunia, terutama untuk jenis terapi Bali. Berdasarkan pemantauan kami, spa Bali ini sudah dipasarkan di sejumlah negara," ujarnya.Panca mengatakan ITTA membuat ajang penghargaan untuk mendorong pertumbuhan pariwisata indonesia, termasuk untuk kategori spa dan kebugaran terbaik.Pada tahun ini, ITTA akan memilih 40 perusahaan yang memenangi penghargaan tersebut. "Selain untuk spa, ada juga penghargaan hotel dan maskapai penerbangan," ujarnya.Royanto Handaya, Presiden Direktur PT Panorama Tours Indonesia, mengatakan wisata belanja menjadi salah satu magnet untuk mendatangkan wisatawan."Indonesia terkenal memiliki banyak barang unik. Hal ini bisa menjadi penarik turis berkunjung," ujarnya.Sedangkan untuk wisata kesehatan, lanjutnya, Indonesia kemungkinan belum menjadi pilihan utama turis, karena beberapa negara tetangga sudah lebih dulu mengembangkan jenis wisata tersebut.Di sisi lain, Roy memerkirakan Bali dan Bandung masih menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan pada tahun depan.Panorama, lanjutnya, dalam posisi siap memfasilitasi wisman yang akan berlibur ke destinasi tersebut."Kami juga mengembangkan destinasi Labuan Bajo sebagai alternatif destinasi," paparnya.(36/18/Bsi)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Rio Sandy & Roberto Purba

Editor : Puput Jumantirawan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top