Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

INDUSTRI PARIWISATA: Pebisnis keluhkan minimnya infrastruktur

JAKARTA: Pengusaha sektor pariwisata mengeluhkan belum memadainya infrastruktur di sejumlah destinasi sehingga ada objek wisata yang tidak terkelola secara optimal.Didien Junaedy, Ketua Umum Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) mengatakan infrastruktur
News Editor
News Editor - Bisnis.com 28 Mei 2012  |  15:46 WIB

JAKARTA: Pengusaha sektor pariwisata mengeluhkan belum memadainya infrastruktur di sejumlah destinasi sehingga ada objek wisata yang tidak terkelola secara optimal.Didien Junaedy, Ketua Umum Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) mengatakan infrastruktur perlu segera diperbaiki agar industri pariwisata bisa tumbuh lebih pesat."Mungkin baru sebagian destinasi wisata yang sudah ditunjang infrastruktur memadai," katanya kepada Bisnis, Senin 28 Mei.Dia mencontohkan, pengembangan sektor industri pariwisata bahari masih terganjal infrastruktur, seperti akses menuju destinasi.Kendala tersebut, lanjutnya, masih terjadi secara merata, baik di bagian barat maupun timur Indonesia.Menurut dia, untuk mengembangkan wisata bahari tidak bisa hanya mengandalkan moda transportasi udara."Bandaranya sudah ada, tapi tidak semua objek wisata bisa dicapai dengan pesawat. Artinya, sarana transportasi darat dan laut nya pun harus bagus," katanya.GIPI berharap pemerintah segera memperbiki sarana infrastruktur penunjang pariwisata agar pertumbuhan ekonomi dan industri sektor itu menjadi lebih maksimal.Bahkan sebelum mengembangkan destinasi wisata baru, lanjutnya, pemerintah harus mempersiapkan infrastrukturnya terlebih dahulu."Tujuannya agar terbentuk pemetaan menyeluruh terkait objek wisata bersangkutan, baik dari segi promosi maupun pemasaran," ujarnya. (ra) 

 

SITE MAP:

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Roberto Purba

Editor : Basilius Triharyanto

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top