PARIWISATA INDONESIA: Jumlah wisatawan asing melonjak

 
News Editor
News Editor - Bisnis.com 29 April 2012  |  19:04 WIB

 

 

JAKARTA: Jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia pada kuartal I/2012 diperkirakan meningkat di atas 10% , didorong oleh pertambahan jumlah penerbangan langsung ke beberapa negara selama satu tahun terakhir. 

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu mengatakan perkiraan itu didasarkan pada peningkatan jumlah wisatawan pada Januari-Februari 2012.

 

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah wisman selama Januari-Februari 2012 mencapai 1,25 juta orang atau meningkat 11,49% dibanding periode sama tahun lalu.

 

“Saya perkirakan (tumbuh) double digit. Sampai Februari kan 11%. Kuartal pertama tahun ini pun akan di atas 10%,” ujarnya seusai acara “Ngeteh Bareng Ibu Mari Elka Pangestu” di Bentara Budaya Jakarta, petang tadi. 

Menurutnya, peningkatan penerbangan di sejumlah bandara akan berkorelasi positif terhadap peningkatan jumlah wisman pada tahun ini.

 

Dia mencontohkan rute penerbangan langsung Haneda-Denpasar yang dibuka perdana pagi tadi akan kembali meningkatkan kunjungan wisatawan Jepang yang menurun selama setahun terakhir akibat tsunami di Negeri Sakura tahun lalu. 

Pascatsunami, maskapai penerbangan Garuda dan Japan Airlines (JAL) menutup penerbangan Jepang-Indonesia dan berimbas pada penurunan kedatangan turis Jepang ke Bali.

 

Data Dinas Pariwisata Bali pun menunjukkan angka kunjungan wisatawan Jepang ke Bali menurun drastis selama empat tahun terakhir dari 354.817 orang pada 2008 menjadi 183.284 orang pada 2011.

 

Sebelumnya, wisatawan Jepang selalu menduduki urutan pertama dilihat dari jumlah kunjungan ke Bali, tetapi kini menduduki urutan ketiga setelah Australia dan China.

 

“Saya harapkan itu (penerbangan Haneda-Denpasar) bisa mengembalikan penurunan wisatawan Jepang. Saya dengar juga akan ada penerbangan langsung Manila-Denpasar. Fungsi peningkatan penerbangan sangat besar dampaknya terhadap peningkatan wisatawan,” katanya.

 

Data BPS pun menyebutkan, jumlah wisatawan Jepang menempati urutan kelima setelah Malaysia, Singapura, Australia dan China.  Dari 592.500 wisman yang datang ke Indonesia pada Februari 2012, Malaysia berkontribusi 15,09%, Singapura 13,48%, Australia 10,74%, China 9,84%, Jepang 6,3%, Korea Selatan 5,27% dan Filipina 3,02%. 

“Tiongkok sudah lebih unggul dari Jepang, tapi kita akan tingkatkandua-duanya karena cukup prospektif,” tuturnya. (msb)

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Sri Mas Sari

Editor : Novita Sari Simamora
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top