TOILET BERSIHDinas Pariwisata 3 provinsi dorong ikuti kompetisi

 
nurul
nurul - Bisnis.com 23 April 2012  |  21:38 WIB

 

JAKARTA: Dinas Pariwisata Provinsi Sumut, Kepulauan Riau, dan Jawa Barat belum merekomendasikan pengelola taman rekreasi buatan di wilayahnya untuk mengikuti kompetisi toilet bersih.
 
"Kita harapkan obyek wisata Taman Rekreasi buatan di berbagai daerah mengikuti kompetisi ini namun sampai pendaftaran di tutup pada 16 April lalu baru 81 obyek dari 12 provinsi yang terdaftar," ungkap Bakri, Direktur Pemberdayaan Masyarakat Kementrian Pariwisata dan Ekonomi kreatif (Parekraf)  hari ini.
 
Tujuan dari kompetisi ini adalah agar pengelola taman rekreasi menyediakan toilet yang bersih dan nyaman bagi para pengunjung mengingat potensi penyebaran kuman penyakit melalui toilet kotor sangat besar.
 
"Tahun ini untuk pertama kalinya kami menyelenggarakan lomba toilet bersih untuk taman rekreasi buatan seperti Taman Impian Jaya Ancol, Taman Mini Indonesia Indah dan berbagai obyek wisata di berbagai daerah termasuk waterpark dan themepark lainnya," kata Bakri.
 
Pihaknya berharap Dinas Pariwisata Provinsi sebagai pembina dari taman rekreasi di wilayahnya mendorong partisipasi para pengelola untuk menerapkan green toilet yang menjadi tuntutan global.
 
Naning S. Adiwoso, Ketua Asosiasi Toilet Indonesia (ATI), mengatakan kesadaran pengelola obyek wisata dan masyarakat umumnya untuk menjaga kebersihan toilet. Akibatnya wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia enggan memanfaatkan paket overland (darat) karena tidak tersedianya toilet yang memadai di rute jalur maupun di taman rekreasi yang ada.
 
"Sekarang Pertamina sudah mulai membenahi toilet di seluruh SPBU bahkan membuat kompetisi agar tempat pengisian BBM itu juga menyiapkan toilet bersih bagi pengendara kendaraan bermotor yang tengah melakukan perjalanan," kata Naning.
 
Indonesia, kata Naning, perlu mengacu pada langkah pemerintah Cina dan Malaysia yang memberikan perhatian khusus untuk membenahi toilet umum sehingga akhirnya meningkatkan kunjungan wisman ke negara-negara itu.
 
"Wisatawan datang untuk membeli keindahan, kenikmatan serta kenyamanan selama dalam perjalanan sehingga toilet bersih berdampak langsung pada kenyamanan wisatawan," tambahnya.
 
Gunawan Wibisono, Seketaris Eksekutif Perhimpunan Obyek Wisata Indonesia (PUTRI) mengatakan di Indonesia kini memiliki taman rekreasi buatan yang beragam dan berkelas.
 
"Sebenarnya di Batam, Kepri dan Jawa Barat punya banyak taman rekreasi yang berkelas. Di Bandung ada Trans Studio jadi aneh kalau Jabar tidak mengajukan taman rekreasi buatannya ke kompetisi ini," kata Gunawan.
 
Dia berharap kordinasi antara Dinas Pariwisata di tingkat provinsi maupun kabupaten dengan pihak swasta sebagai pengelola taman rekreasi dapat di tingkatkan agar tercipta Sapta Pesona dalam pengembangan pariwisata Indonesia.
 
Kementrian Parekraf sebelumnya telah melaksanakan lomba toilet bersih di bandara-bandara internasional dan kebun binatang di berbagai provinsi. Kali ini penjurian di tujukan untuk taman rekreasi buatan didahului dengan kegiatan sosialisasi standar operasional toilet yang berlaku di seluruh dunia. (sut)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Sutarno
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top