INDUSTRI PARIWISATA: Kadin Bali kerja sama dengan London School

DENPASAR: Kadin Bali menjajaki kerja sama pendidikan dengan London School of Public Relations, yang berbasis di Jakarta, untuk meningkatkan mutu tenaga ahli bidang public speaking dalam mengampanyekan Bali Shanti.Ketua Umum Kadin Bali Gde Sumarjaya Linggih
Matroji | 17 April 2012 17:03 WIB

DENPASAR: Kadin Bali menjajaki kerja sama pendidikan dengan London School of Public Relations, yang berbasis di Jakarta, untuk meningkatkan mutu tenaga ahli bidang public speaking dalam mengampanyekan Bali Shanti.Ketua Umum Kadin Bali Gde Sumarjaya Linggih mengatakan kerja sama dengan sekolah tinggi ilmu komunikasi itu difokuskan untuk program siap kerja."Program peningkatan mutu berbasis pendidikan itu nantinya akan difokuskan untuk program Diploma," katanya kepada Bisnis, Selasa, 17 April 2012.Program ini, lanjutnya, mengingat pertumbuhan industri pariwisata di Bali sangat membutuhkan percepatan pertumbuhan. Meski selama ini mengalami pertumbuhan, pengembangan industri pariwisata di Bali masih tergolong kalah dengan kawasan Asean lainnya.Kadin Bali beranggapan, katanya, branding 'Bali Shanti, Shanti, Shanti' masih belum maksimal dikembangkan. Artinya, masih ada proses dan kebijakan dari pemerintah serta swasta yang perlu disempurnakan.Sebagai indikator, Gde menjelaskan ikon Bali Shanti yang berbentuk ukiran segitiga dengan kombinasi merah tua dan hitam itu juga belum digunakan di seluruh lini pemerintah dan pelaku industri."Intinya, Bali Shanti perlu disempurnakan dalam hal implementasi."Sementara itu, Dosen Senior London School of Public Ermil H Thabrani yang juga ikut menginisiasi kerja sama dengan Kadin mengatakan untuk membuat brand dikenal harus diketahui dulu apa relevansi dari potensi wilayah dengan audiens.Untuk langkah awal, kata Ermil, yang perlu dilakukan membuat sistem pembelajaran dengan program pelontar yang berbasis pada sambutan (point of contact). Gambaran visual tentang Bali harus mampu secara jelas tergambar kepada calon wisatawan. (tw) 

Tag :
Editor : Nadya Kurnia

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top