PASAR WISATA: Omzet Tugu capai Rp800 juta

 
News Editor | 13 April 2012 16:10 WIB

 

 

 

MALANG: Pedagang Pasar Wisata Belanja Tugu Kota Malang keberatan dengan rencana Pemkot Malang untuk merelokasi mereka dari Jalan Semeru ke Jalan Bela Negara sekitar Lapangan Bela Negara Rampal.
 
 
Mengingat, pasar wisata Tugu yang buka setiap pekan mampu mencapai omzet hingga Rp800 juta dengan tingkat pengunjung yang mencapai 10.000 orang.
 
 
Sekretaris Ikatan Pedagang Wisata Belanja Tugu Kota Malang, Soim Karomah, mengatakan dengan tingkat omzet dan pengunjung sebesar itu sangat sayang kalau lokasi pasar wisata harus dipindah.
 
 
“Kami melihat lokasi di Jalan Bela Negara Lapangan Rampal tidak cukup strategis. Selain itu lokasi pasar juga relatif tidak bisa menampung seluruh pedagang yang ada,” kata Soim Karomah di Malang, Jumat, 13 April 2012.
 
 
Menurutnya, lokasi di Rampal hanya mampu menampung sekitar 334 pedagang. Sementara jumlah pedagang yang berjualan di Pasar Wisata Belanja Tugu sebanyak 459 orang.
 
 
Karena itu, pedagang keberatan dengan rencana relokasi tersebut dan sudah mengadukan kepada anggota DPRD Kota Malang. Pedagang kuatir, jika kemudian pindah ke Rampal omzet penjualan maupun pengunjung yang datang akan menurun.
 
 
“Sebab lokasi baru di Jalan Bela Negara tidak cukup strategis sehingga kami kuatir tidak banyak  pengunjung (pembeli) yang datang jika dibandingkan dengan di Jalan Semeru.”
 
 
Pasar Wisata Belanja Tugu sendiri, ujarnya, dibuka setiap Minggu mulai pukul 07.00-11.00. Barang dagangan yang dijajakan mulai aneka jenis pakaian, baju/kain batik, aksesoris, aneka kerajinan, dan aneka jajanan khas Malang.
 
 
“Apalagi pada 2011 Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) menobatkan Pasar Wisata Balanja Tugu sebagai pasar wisata terbaik ke dua di Jatim.”(msb)
 

Sumber : Mohammad Sofi'i

Tag :
Editor : Novita Sari Simamora

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top