Laju kenaikan harga emas tak tertahankan

JAKARTA: Aksi pembelian emas di tengah minimnya volume perdagangan akibat libur Natal dan Tahun Baru telah mendorong kenaikan harga komoditas tersebut hingga menembus level psikologis US$1.400 per troy ounce kemarin.Selain itu, kenaikan harga emas hingga
News Editor | 29 Desember 2010 06:54 WIB

JAKARTA: Aksi pembelian emas di tengah minimnya volume perdagangan akibat libur Natal dan Tahun Baru telah mendorong kenaikan harga komoditas tersebut hingga menembus level psikologis US$1.400 per troy ounce kemarin.Selain itu, kenaikan harga emas hingga menembus level psikologis juga terjadi karena dominasi pembelan pada saat berakhirnya kontrak perdagangan option emas di bursa Comex untuk penyerahan Desember ini.Harga emas kembali melanjutkan rebound pada Rabu pagi ini, tercatat berada di level US$1.404,75 per troy ounce, setelah kemarin mencapai posisi harian tertinggi di level US$ 1.406,75 per troy ounce. Pada awal pekan ini, harga logam mulia itu sempat terkoreksi ke level US$ 1.378,52 per troy ounce akibat kenaikan suku bunga China saat perayaan Natal.Analis PT Valbury Asia Futures Ahim mengatakan harga emas saat ini berada di lajur penguatan sebesar 28% sepanjang 2010, rekor kenaikan performa tahunan dalam 10 tahun berturut-turut.Volume perdagangan tipis di tengah harapan berlanjutnya tren bullish untuk tahun depan telah mengangkat laju emas di atas US$1.400 per ounce untuk pertama kalinya dalam dua minggu terakhir, ujarnya dalam laporan tertulis yang diterima Bisnis, hari ini.Rekhmen, Analis PT Valbury Asia Futures, mengatakan peran safe haven di tengah tingginya kekhawatiran krisis utang eropa menjadi faktor utama yang mendorong kenaikan harga emas pada pekan ini.Secara keseluruhan emas masih cenderung menguat belakangan ini. Penguatannya minggu lalu merupakan yang pertama selama 3 minggu terakhir, ujarnya.Menurut Rekhmen, para analis pasar memperkirakan kisaran harga emas pada akhir tahun ini adalah sekitar 1.360 1.400 per troy ounce. Komoditas tersebut diperkirakan relatif masih akan melanjutkan kenaikannya pada semester pertama 2011.

Tahun ini, emas mencatat penguatan hingga 26% akibat perannya sebagai investasi yang aman di tengah ketidakpastian global yang meliputi kekhawatiran krisis Eropa dan program kelanjutan pembelian obligasi AS dari The Fed.(mmh)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Intan Permatasari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top