'Gemuk terbentuk dari pikiran & perilaku'

JAKARTA: Orang gemuk ternyata memiliki dunia logika mengenai orang kurus yang tidak membantu mereka menjadi kurus atau memperoleh berat badan idealnya.Iping S, terapis akupuntur, mengatakan gemuk terbentuk dari pikiran dan perilaku. Ada orang yang dahulu
Renat Sofie Andriani | 16 Desember 2010 04:59 WIB

JAKARTA: Orang gemuk ternyata memiliki dunia logika mengenai orang kurus yang tidak membantu mereka menjadi kurus atau memperoleh berat badan idealnya.Iping S, terapis akupuntur, mengatakan gemuk terbentuk dari pikiran dan perilaku. Ada orang yang dahulu kurus sekarang gemuk karena terjadinya perubahan perilaku yang diikuti dengan penyesuaian pembentukan organ pencernaan dan metabolisme."Orang gemuk berpikir kurus berarti menahan makan seumur hidup, padahal orang kurus tidak melakukan hal seperti itu. Salah satu contohnya orang gemuk mengira menahan lapar bisa membantu menurunkan berat badan," ujarnya dalam bedah buku Langsung dan Sembuh dengan Metode Kualitatif, hari ini.Orang gemuk mengira untuk menjadi kurus seseorang harus mematikan nafsu makannya, padahal kuncinya adalah keseimbangan asupan makanan dan disiplin terhadap waktu makan. Jangan menunda makan hingga lapar, hal tersebut sama sekali tidak membantu.Tidak ada makanan yang membuat berat badan seseorang naik atau turun. Orang berpikir konsumsi sayur dan buah baik untuk diet, namun jika volume yang dikonsumsi melebihi kapasitas lambung justru akan mengakibatkan kegemukan dan merusak enzim pencernaan."Pada dasarnya kuncinya adalah mengurangi kuantitas makanan yang dikonsumsi di bawah kapasitas normal. Materi apapun termasuk karbohidrat, lemak, dan gula tetap bisa dikonsumsi," ujarnya. (swi)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top