Dua Barista Indonesia Berhasil Ciptakan Kopi Bening

Apakah Anda pernah membayangkan kopi berwarna bening? Ya, kopi tersebut benar ada hasil ciptaan dua barista bernama Ferdiyan dan Mochammad Haris yang tergabung dalam 210 Brew & Roastery.
Andhika Anggoro Wening | 13 Desember 2017 18:53 WIB
Kopi bening - Bisnis.com/Anggi Oktarinda

Bisnis.com, JAKARTA - Apakah Anda pernah membayangkan kopi berwarna bening? Ya, kopi tersebut benar ada hasil ciptaan dua barista bernama Ferdiyan dan Mochammad Haris yang tergabung dalam 210 Brew & Roastery.

Ide pembuatan kopi bening sendiri berawal dari ketidaksengajaan Ferdiyan dalam upaya menjaga cita rasa kopi. Setelah melalui proses panjang selama tiga tahun, Ferdi dan Haris akhirnya bisa menciptakan mesin bernama 'Alex' (all extreme) yang mampu menciptakan inovasi serta mendobrak industri kopi.

Ferdi dan Haris yang sudah belasan tahun menjadi barista bahkan mampu mengklaim kopi bening ini merupakan yang pertama di Asia. Biasanya, kedua pria ini menggunakan biji kopi jenis Arabica Gayo dan Mamasa.

Bukan tanpa sebab, Ferdi dan Haris memilih biji kopi ini. Cita rasa dari Gayo dan Mamasa yang sudah tidak diragukan lagi membuat kopi bening tetap terjaga.

"Kita pakai Arabica karena Arabica rasanya yang kompleks dan bagus," ujar Ferdi saat berkunjung ke kantor Bisnis.com, Rabu (13/12/2017).

Kopi bening sendiri mempunyai sensasi seperti meminum air putih namun dengan aroma, kesegaran dan rasa kopi tetap terjaga. 

"Kopi bening mampu menciptakan kejutan di mulut, jadi kopi bening langsung 'menyerang' syaraf-syaraf yang ada di rongga mulut saat diminum," jelas Haris.

Sekarang ini, tantangan bagi Ferdi dan Haris adalah meyakinkan para pecinta kopi bahwa kopi bening tetaplah kopi yang mempunyai cita rasa tanpa perasa atau essence. Walau belum banyak diketahui, siapa sangka kopi bening sudah merambah Jepang dan Singapura.

"Sejujurnya tidak gampang mengubah mind set orang. Ketika sudah terbiasa disajikan kopi hitam sekarang ada kopi bening, kita selalu terima pro dan kontra, banyak yang masih bilang ini essence."

"Pro dan kontra dan wajar dalam satu produk inovasi yang penting kita tetap memproduksi."

Tag : kopi
Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top