LIBURAN KE SINGAPURA: Serunya Melihat Tarian Pari Elang di S.E.A. Aquarium

Jelang pergantian tahun merupakan waktu terbaik untuk berlibur bersama keluarga, pasangan, atau teman-teman. Tak heran, Desember dinobatkan sebagai puncak musim liburan atau peak holiday seasons.
Feni Freycinetia Fitriani | 11 Desember 2017 00:30 WIB
Pengunjung melihat habitat bawah laut di S.E.A Aquarium, Resort World Sentosa, Singapura. S.E.A. Aquarium memiliki 100.000 hewan dari 1.000 spesies yang berasal dari berbagai belahan dunia. (Bisnis.com/Feni Freycinetia)

Bisnis.com, JAKARTA -- Jelang pergantian tahun merupakan waktu terbaik untuk berlibur bersama keluarga, pasangan, atau teman-teman. Tak heran, Desember dinobatkan sebagai puncak musim liburan atau peak holiday seasons, selain liburan kenaikan kelas dan Hari Raya Idul Fitri.

Singapura menjadi negara yang diminati oleh turis Asia Tenggara, khususnya Indonesia, untuk menghabiskan waktu liburan. Selain jaraknya cukup dekat, atraksi wisata di Negeri Singa pun sangat beragam dan menarik.

Salah satu destinasi wisata yang patut didatangi di Singapura, yaitu South East Asia (S.E.A.) Aquarium. Akuarium air laut terbesar yang terletak di kawasan Resort World Sentosa (RWS) menawarkan keindahan habitat dan spesies bawah laut yang sangat menakjubkan.

S.E.A. Aquarium memiliki 100.000 hewan dari 1.000 spesies yang berasal dari berbagai belahan dunia. Namun, khusus untuk merayakan Natal dan Tahun Baru 2018, pengelola akan mengenalkan spesies baru kepada pengunjung.

Senior Vice President S.E.A. Aquarium Jason Horkin mengatakan pendatang baru tersebut yaitu pari elang atau Ornate Eagle Ray, ikan napoleon Argentina atau Argentine Humphead, Mauritius Tigerfish, Honeycomb Cowfish, serta pari kelelawar.

"Ornate Eagle Ray termasuk hewan yang sangat langka dari semua jenis spesies yang ada di sini. Kami berharap bisa mengenalkan pejantan dengan betina sehingga dapat menjadi konservasi pertama yang mengembangbiakkan mereka," ujarnya kepada Bisnis ketika mengunjungi di S.E.A. Aquarium.

Ornate Eagle Ray datang ke S.E.A. Aquarium pada Agustus 2017. Ikan tersebut memiliki sayap selebar 1,2 meter dengan berat 15 kg. Spesies pari elang dapat ditemukan di sisi barat dan timur Samudra Hindia serta barat laut dan kawasan tengah Samudra Pasifik.

S.E.A. Aquarium sendiri saat ini sudah berhasil mengembangbiakkan hiu dan pari langka. Salah satu yang paling langka, manta ray atau pari manta, hanya ada tiga di akuarium ini. Dua ekor berasal dari Ambon dan satu dari Taiwan.

Scuba diver memberi makan sekaligus bermain-main dengan pari elang di area Open Ocean Habitat, S.E.A. Aquarium. Waktu paling tepat untuk menyaksikan atraksi ini yakni pukul 16.00-17.00 saat ikan-ikan diberi makan dan pengujung tak terlalu ramai. (Foto: Feni Freycinetia/Bisnis.com)

****

Bagi pengunjung yang ingin berkenalan dengan sosok Ornate Eagle Ray dapat melihat langsung di area Open Ocean Habitat. Ruangan Open Ocean Habitat menyerupai auditorium yang dilengkapi tangga berundak-undak. Bedanya, panggung utama yang menjadi fokus penonton adalah akuarium air laut yang diisi oleh beragam spesies bawah air, termasuk Ornate Eagle Ray.

Jika beruntung, kamu bisa melihat atraksi tarian pari elang atau pari manta. Hal itu bisa terjadi kala salah satu penyelam atau scuba diver membawa ember berisi bahan makanan untuk para ikan. Lantaran tahu waktu makan telah tiba, Ornate Eagle Ray langsung berenang mendekati si penyelam.

Kepakan sayap serta liukan pari elang terlihat sangat elegan sehingga mengundang decak kagum siapapun yang melihatnya. Tak ingin kehilangan momen, scuba diver pun ikut "bergoyang" seakan mengikuti ritme gerakan Ornate Eagle Ray.

"Atraksi memberi makan ikan tidak dilakukan setiap saat, tetapi hanya pada waktu-waktu tertentu. Namun, saya sarankan pengunjung datang sore hari sekitar jam 4-5 sore. Khusus bulan ini, akan ada atraksi scuba diver versi Santa Klaus," kata Jason.

Selain melihat atraksi tarian manta, pengunjung juga dapat melihat spesies bawah laut lain yang tak kalah menarik. Beberapa hewan yang menjadi pusat perhatian pengunjung, antara lain ubur-ubur (fish jellies), hiu, katak warna-warni yang sangat beracun, dan ikan-ikan langka lainnya.

Jam operasional S.E.A. Aquarium mulai pukul 10.00 hingga 18.00. Tiket masuk reguler dimulai dari SGD 18 atau Rp 180.000 bagi anak-anak di bawah 12 tahun serta pengunjung lansia, dan SGD 34 atau Rp 340.000 untuk pengunjung dewas. 

Tag : singapura
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top